• admin
  • ,

air radiator grand vitara radiator grand vitaraAyoooo kita merawat radiator Grand Vitara dengan cara yang mudah, agar perjalanan mudik kita aman & nyaman sepanjang perjalanan.

Agar radiator Grand Vitara awet, tetap terkondisi bersih dan tidak mampet, maka diperlukan perawatan secara rutin. Misalnya mengganti air radiator setiap pemakaian 10.000 km atau setiap 6 bulan atau dengan cara mengganti air radiator jika air radiator sudah keruh. Kita bisa mengetahui apakah air radiator pada mobil sudah keruh atau tidak dengan cara melihat melalui lubang di bagian atas radiator.

Berikut ini cara menguras air radiator Grand Vitara :

– Buka penutup lubang radiator di bagian atas, lalu buka juga baut tempat pembuangan air radiator yang terletak di bagian bawah radiator & setelah itu biarkan beberapa saat hingga air radiator terbuang semua.

Sebelum melakukan proses tersebut, pastikan terlebih dahulu jika kondisi mesin mobil Anda dingin, agar tidak mencederai tangan & selain itu, usahakan juga saat melakukan proses tersebut mesin mobil dalam keadaan menyala, hal ini berfungsi agar semua air yang masih tersisa di sistem pendingin mesin terbuang semua & juga di lubang radiator bagian atas di masuki selang dengan kondisi air mengucur agar sisa2 air kotor bisa terbilas bersih semua.

– Setelah bisa dipastikan jika air di radiator sudah terbuang semua, matikan mesin mobil & biarkan selang di lubang radiator mengucurkan air agar bilasan semourna bersih lalu setelah air yang terbuang ini bersih/bening, pasang kembali seperti semula baut pembuangan air radiator di bagian bawah radiator yang sudah di buka tadi & kemudian isi radiator dengan air bersih atau cairan pendingin radiator (radiator coolant) sampai airnya meluap keluar melalui baut pembuangan angin.

– Biarkan penutup lubang radiator di bagian atas masih terbuka. setelah itu nyalakan kembali mesin mobil agar kipas radiator berputar dan biarkan mesin mobil tetap hidup hingga temperatur pada speedometer menunjukkan setengah.

– Jika volume air pada radiator dirasa masih kurang, ini bisa menambahkan sampai batas maksimal & jika dirasa sudah pas, maka pasang kembali penutup lubang radiator bagian atas.

– Selain mengganti air radiator, jangan lupa juga untuk mengecek air pada tangki cadangan radiator (reservoir tank) , jika airnya sudah kotor, buka penutup tangki cadangan radiator dan segera buang airnya dan isi kembali dengan air bersih atau cairan pendingin radiator (radiator coolant) yang baru hingga batas maksimal , setelah itu tutup kembali tangki cadangan radiator dengan rapat.

– Tidak di sarankan saat menguras air radiator memakai cairan flushing khusus radiator , mengingat kondisi pipa & bagian dalam mesin yang teraliri air ini sudah rentan ngelupas yang bisa menyumbat aliran air pendingin.

– Perhatikan pula selang out – in penghubung dari radiator ke mesin , apakah masih elastis atau keras (jika keras ya di ganti) serta perhatikan klam pengikat selang nya juga.

– Tidak di rekomendasikan memakai air :
– Tanah
– Sumur
– PDAM
– Aqua

Karena ini air penyebab timbulnya karat.

Sebaiknya mengisi air radiator dengan memakai air :
– AC
– Hujan
– Aquades (untuk isian aki, BUKAN air ZUUR)
– Coolant

Yang sering di abaikan adalah selang by pass di depan mesin posisi tepat di atas van belt. Ini terkadang selangnya mengeras sehingga rawan merembes air keluar sehingga air di radiator cepat habis

Silahkan di coba & semoga bisa membantu.

Tips ini diasuh oleh Uncle Erwin

Author: admin

An ordinary admin. Enjoying every little progress that made for being id-GV known by others trough social media and online site.

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Upcoming Events

No results found.

Categories

Follow me on Twitter