Catalytic converter memiliki fungsi sangat besar dalam mengurangi kadar emisi gas buang berbahaya yang dikeluarkan dari mobil. Perangkat ini mampu mengubah zat hasil pembakaran bahan bakar seperti, hidrokarbon (HC), karbon monoksida (CO) dan NOx menjadi zat yang lebih ramah lingkungan. Tapi bukan berarti penggunaan catalytic converter ini tidak ada pantangannya, untuk itu perlu kiranya mengetahui lebih jauh lagi mengenai perangkat ramah lingkungan ini dan juga bahaya yang ditimbulkan oleh perangkat ini.

Catalytic converter terdapat dibelakang exhaust manifold atau diantara muffler dan header, dengan pertimbangan kalau catalytic converter cepat panas ketika mesin dinyalakan. Selain itu, sensor bisa segera bekerja untuk menginformasikan kebutuhan campuran bahan bakar udara yang tepat ke Engine Control Machine (ECM).

Antisipasi Bahaya dari Catalytic Converter
Perangkat catalytic converter baru bekerja efektif saat kondisinya panas. Namun jika terlalu panas, komponen tidak dapat bekerja dengan maksimal. Bahkan, catalytic converter yang kelewat panas bisa memicu kebakaran hebat bila di dekatnya terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar.

Banyak orang menyalakan atau memanaskan mesin mobil dalam posisi idle, alasannya agar perangkat pendingin (AC) bisa tetap menyala. Padahal untuk mobil yang memiliki catalytic converter, menyalakan mobil tanpa dijalankan bisa memicu kebakaran akibat catalytic convertor terbakar karena mendapatkan panas yang berlebihan. Meskipun bekerja saat panas, suhu pada catalytic converter tidak diperbolehkan melebihi ambang batas yang telah ditentukan yaitu sekitar 400-500 derajat celcius

Suhu komponen ini akan terjaga melalui hembusan angin yang datang akibat mobil yang berjalan. Itu sebabnya, jika saluran knalpot terdapat catalytic converter, jangan menyalakan mesin dalam waktu lama pada kondisi diam (idle). Karena itu, ikutilah petunjuk yang ada dibuku manual. Disana tercantum keterangan bahwa ketika memanaskan mesin atau menghidupkan kendaraan dalam kondisi diam (idle) tidak boleh lebih dari 20 menit.

Selain itu, sebaiknya tidak memarkir mobil di atas benda yang mudah terbakar seperti rumput kering, daun kering, ataupun tumpukan kertas saat memanaskan mesin mobil atau menyalakannya pada saat posisi idle.

Gambar Catalytic Converter

Author: admin

An ordinary admin. Enjoying every little progress that made for being id-GV known by others trough social media and online site.

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Upcoming Events

Categories

ADS