pemeriksaan minyak rem secara rutin di grand vitaraFaktor utama keselamatan pada mobil yaitu rem, ada beberapa tips & cara merawat rem mobil beserta sedikit mengulas minyak rem:

– Kontrol minyak rem.
Setiap seminggu sekali kita wajib utk memeriksa kondisi minyak rem agar tdak kosong.apabila terjadi pengurangan minyak rem dari batas minimal sebaiknya di cek apakah terjadi kebocoran pada saluran/selang minyak rem mobil kita.karena pada kondisi normal, pengurangan minyak rem mobil tdak terjadi dgn cepat.minyak rem mobil berkurang seiring dgn semakin menipisnya kanvas rem mobil.

Rekomendasi dari produsen mobil, umumnya minyak rem harus diganti setelah mencapai 40.000 km atau sekitar 2 tahun. Tetapi ini berlaku utk pemakaian mobil pada kondisi normal tetapi jika kinerja rem mobil berat atau frekuensi penggunaan rem mobil tinggi akibat jalan yg macet maka sebaiknya diganti lebih cepat.

– Rem cakram.
Selanjutnya lepas kampas rem/pad dari dudukannya & gunakan ampelas kasar, kuas atau sikat utk membersihkan permukaanya lalu gunakan pembersih karbon yg khusus rem atau biasa disebut (brake cleaner & merk bebas terserah) atau jika ingin irit dapat juga dgn menggunakan bensin. setelah itu berikan stempet , gemuk atau pelumas di besi penahan pada bagian belakang kampas rem.
Hal ini harus dilakukan dgn hati-hati jangan sampai terkena pada permukaan kampas rem yg bersinggungan langsung dgn cakram setelah itu kita dapat pasang kembali kampas rem.

– Rem tromol.
Lepaskan dulu tutup tromolnya setelah itu langkah yg harus dilakukan sama seperti membersihkan pada rem cakram dgn menggunakan amplas atau cairan khusus pembersih rem lalu pasang kembali tutup tromol sesuai dgn keadaan semula.

– Minyak rem.
Arti DOT pada minyak rem adalah “department of transport“. Jika kita perhatikan maka spesifikasi minyak rem ditentukan oleh DOT, dimana semakin besar angka DOT-nya maka semakin tinggi titik didihnya. Spesifikasi minyak rem yang telah ditentukan lewat bilangan DOT yakni DOT 2, DOT 3, DOT 4, DOT 5, dan DOT 5.1.

Sekarang ini yang banyak beredar di pasaran adalah DOT 3, DOT 4, DOT 5 dan DOT 5.1.
DOT 2, menggunakan bahan dasar castor oli ( minyak jarak ).
DOT 3, DOT 4, dan DOT 5.1 bahan dasarnya terdiri dari beberapa mineral oil, glycol esters dan ethers, ada juga yang menggunakan synthetic oil.

Minyak rem dengan spesifikasi di atas dapat saling digunakan, yang membedakan adalah kemampuan suhu kerjanya.

DOT 3 dan DOT 4 memiliki kelemahan yaitu mudah sekali menyerap uap air atau air dari atmosphere , dengan mudahnya menyerap uap air atau air mengakibatkan kinerja rem kurang optimal karena diakibatkan adanya air pada oli rem yang akan menyebabkan titik didih rem menurun & masalah lain yang akan ditimbulkan adalah adanya karat pada sistem rem.

DOT 5 diciptakan menggunakan bahan dasar silikon dikarenakan untuk mengatasi masalah adanya penyerapan air pada oli rem sebelumnya, karena sifat silikon tidak bersifat menyerap air dan titik didihnya lebih tinggi , namun DOT 5 juga memiliki kelemahan yaitu kemampuan pelumasnya sangat kurang di saat temperatur oli rem tinggi, dengan kata lain viskositas olinya sangant terpengaruh terhadap perubahan temperature.

Pekerjaan yang sangat mudah di lakukan demi rasa aman & nyamannya berkendara di saat mudik.

Author: admin

An ordinary admin. Enjoying every little progress that made for being id-GV known by others trough social media and online site.

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Upcoming Events

No results found.

Categories